Kaliini gurune akan membahas latihan soal serta jawabannya bab reaksi redoks. soal konsep dan contoh redoks. 1. Pernyataan berikut yang benar berkaitan dengan reaksi reduksi adalah . A. reaksi melepaskan elektron B. reaksi menerima proton C. reaksi pelepasan oksigen D. reaksi penggabungan oksigen E. reaksi pelepasan hidrogen. Jawaban : C. 2. Reaksioksidasi-reduksi adalah jenis reaksi kimia yang menyebabkan perubahan (yang dapat dikurangi atau ditambahkan) dalam bilangan oksidasi suatu molekul atau unsur yang juga menyebabkan perubahan senyawa oksigen dalam molekul. Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah . CuO + 2HCl → CuCl 2 + H 2 O; CuO Reaksiredoks adalah reaksi kimia yang terjadi dari gabungan reduksi dan reaksi oksidasi. Reaksi redoks mencakup semua proses kimia, di mana atom melibatkan perubahan keadaan bilangan oksidasi (biloks). Pada suatu reaksi kimia yang lengkap, reaksi oksidasi akan selalu diikuti oleh reaksi reduksi, sehingga reaksi yang terjadi dikenal dengan istilah reaksi redoks. MunculGas. Ciri keempat dari perubahan kimia adalah munculnya gas. Banyak reaksi kimia yang menghasilkan gas, untuk pembakaran saja ada gas CO2 alias karbondioksida yang dihasilkan. Sementara itu, untuk makanan yang membusuk itu ada bau gas amonia atau NH3 yang merasuki hidung kita. Sesuaidengan namanya ya, reaksi redoks terdiri dari reaksi reduksi dan reaksi oksidasi. Berdasarkan pelepasan dan pengikatan oksigen, reaksi reduksi adalah reaksi pelepasan oksigen, sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi pengikatan oksigen. 45 Soal Penyetaraan Reaksi Redoks (Reduksi dan Oksidasi) [Update] Pada tahun 1774 seorang ilmuan bernama Joseph Priestley yang tercatat dalam sejarah melakukan penelitian terhadap oksigen di laboratorium dimana reaksi bersejarah ini juga merupakan reaksi oksidasi-reduksi. Priestley memanaskan merkuri oksida dan membentuk unsur merkuri dan oksigen. Dalamreaksi redoks juga dikenal dengan istilah reduktor dan oksidator. Pada dasarnya reduktor diambil dari kata reduksi, sedangkan oksidator diambil dari kata oksidasi yang artinya peningkatan atau penambahan. Suatu reaksi dinyatakan sebagai reaksi redoks apabila terjadi pengurangan atau pemotongan. JenisJenis Reaksi Redoks. 26 Maret 2020. 2 minute read. Kelas Pintar. Di artikel sebelumnya kita telah membahas apa itu reaksi redoks. Reaksi redoks yang umum dimanfaatkan di bidang farmasi, biologi, industri, metalurgi, dan pertanian merupakan jenis reaksi oksidasi dan reduksi yang terjadi secara bersamaan. Reaksiredoks merupakan reaksi oksidasi dan reduksi. Reaksi redoks adalah reaksi yang dapat mengalami perubahan bilangan oksidasi sebagai berikut. Reaksi oksidasi : reaksi kenaikan biloks; Reaksi reduksi : reaksi penurunan biloks; Pada soal di atas, yang merupakan reaksi redoks adalah karena terjadi perubahan bilangan oksidasi dari -1 menjadi 0 (oksidasi) dan dari 0 menjadi -1 (reduksi). Banyakreaksi redoks terjadi secara spontan. Contoh, reaksi spontan yang terjadi yaitu ketika logam seng direaksikan dalam larutan ion tembaga seperti yang ditunjukkan di bawah ini: Cu2+(aq) + Zn(s) → Cu(s) + Zn2+(aq) Logam seng perlahan "larut", oksidasi menghasilkan ion seng yang masuk ke dalam larutan. Pada saat yang sama, ion tembaga mendapatkan elektron dan kkUpT. Reaksi redoks merupakan reaksi oksidasi dan reduksi. Reaksi redoks adalah reaksi yang dapat mengalami perubahan bilangan oksidasi dapat didefinisikan sebagai berikut. Reaksi oksidasi reaksi kenaikan biloks Reaksi reduksi reaksi penurunan biloks Tips untuk menentukan bilangan oksidasi dengan cara mencari reaksi yang ada dalam bentuk senyawa tetapi setelah akhir reaksi berubah menjadi unsur atau molekul unsur. Contoh seperti pada reaksi 1, 2, dan 3. Persamaan reaksi 1 Persamaan reaksi 2 Persamaan reaksi 3 Pada soal di atas, yang bukan reaksi redoks adalah reaksi 4 karena tidak terjadi perubahan bilangan oksidasi. Jadi, jawaban yang benar adalah A. Reaksi redoks merupakan reaksi yang terdiri dari reaksi oksidasi dan reduksi secara simultan. Suatu zat mengalami reaksi oksidasi atau reduksi dapat diketahui salah satunya melalui perubahan bilangan oksidasi. Berdasarkan pilihan jawaban tersebut. reaksi merupakan reaksi redoks. Perhatikan perubahan biloks masing-masing unsurnya Biloks Sn berubah naik dari 0 menjadi +2, artinya Sn mengalami reaksi oksidasi, sementara biloks Hg berubah dari +2 menjadi 0 mengalami reaksi reduksi. Sehingga, reaksi merupakan reaksi redoks. Jadi, jawaban yang benar adalah E. Soal No. 1Soal No. 2Soal No. 3Soal No. 4Soal No. 5Soal No. 6Soal No. 7Soal No. 8Soal No. 9Soal No. 10Soal No. 11Soal No. 12Soal No. 13Soal No. 14Soal No. 15Soal No. 16Soal No. 17Soal No. 18Soal No. 19Soal No. 20Soal No. 21Soal No. 22Soal No. 23Soal No. 24Soal No. 25Soal No. 26Soal No. 27Soal No. 28Soal No. 29Soal No. 30Soal No. 31Soal No. 32Soal No. 33Soal No. 34Soal No. 35Soal No. 36Soal No. 37Soal No. 38Soal No. 39Soal No. 40Soal No. 41Soal No. 42Soal No. 43Soal No. 44Soal No. 45Soal No. 46Soal No. 47Soal No. 48Soal No. 49Soal No. 50Soal No. 51Untuk lebih meningkatkan pemahamanmu mengenai materi reaksi redoks, pelajarilah soal redoks pilihan ganda dan pembahasannya berikut No. 1Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah ….A. CuO + 2HCl → CuCl2 + H2OB. CuO + H2 → Cu + H2OC. NaOH + Ag+ → AgOH + Na+D. Fe2O3 + 3H2SO4 → Fe2SO43 + H2OE. ZnO + 2HCl → ZnCl2 + H2OJawaban BPembahasanSoal No. 2Bilangan oksidasi atom S yang paling tinggi terdapat pada ….A. SO2B. S2O32-C. S4O62-D. SO42-E. H2SJawaban DPembahasanA. SO2SO2 = biloks S + 2 biloks O0 = S + 2 x -20 = S – 4S = +4B. S2O32-S2O32- = 2biloks S + 3biloks O-2 = 2 x S + 3 x -2-2 = 2S – 62S = +4S = 4/2 = +2C. S4O62-S4O62- = 4biloks S + 6biloks O-2 = 4 x S + 6 x -2-2 = 4S – 124S = +10S = 10/4 = +2,5D. SO42-SO42- = biloks S + 4biloks O-2 = S + 4 x -2-2 = S – 8S = 8 – 2 = +6E. H2SH2S = 2biloks H + biloks S0 = 2 x 1 + S0 = 2 + SS = -2Soal No. 3Bilangan oksidasi I di dalam ion IO3– adalah ….A. +5B. +3C. +1D. -1E. -5Jawaban APembahasanIO3– = biloks I + 3biloks O-1 = I + 3 x -2-1 = I – 6I = 6 -1 = +5Soal No. 4Bilangan oksidasi atom Cr yang sama dengan bilangan oksidasi atom Mn yang terdapat pada senyawa MnO42- adalah ….A. CrOB. CrCl3C. Cr2O72–D. Cr2SO43E. CrNO32Jawaban CPembahasanKita cari dulu biloks = biloks Mn + 4biloks O-2 = Mn + 4 x -2-2 = Mn – 8Mn = 8 – 2 = +6Jadi biloks Mn adalah +6. Maka kita cari biloks Cr yang nilainya +6 CrOCrO = biloks Cr + biloks O0 = Cr + -20 = Cr – 2Cr = +2B. CrCl3CrCl3 = biloks Cr + 3biloks Cl0 = Cr + 3 x -10 = Cr – 3Cr = +3C. Cr2O72–Cr2O72– = 2biloks Cr + 7biloks O-2 = 2 x Cr + 7 x -2-2 = 2Cr – 142Cr = 14 – 2Cr = 12/2 = +6D. Cr2SO43Cr2SO43 = 2biloks Cr + 3biloks SO42–0 = 2Cr + 3 x -20 = 2Cr – 6Cr = 6/2 = +3E. CrNO32CrNO32 = biloks Cr + 2biloks NO3–0 = Cr + 2 x -10 = Cr – 2Cr = +2Soal No. 5Bilangan oksidasi tertinggi atom mangan terdapat pada ….A. MnOB. MnO2C. MnSO4D. KMnO4E. K2MnO4Jawaban DPembahasanA. MnOMnO = biloks Mn + biloks O0 = Mn + -2Mn = +2B. MnO2MnO2 = biloks Mn + 2biloks O0 = Mn + 2 -20 = Mn – 4Mn = +4C. MnSO4MnSO4 = biloks Mn + biloks S + 4biloks O0 = Mn + 6 + 4 x -20 = Mn + 6 – 8Mn = +2D. KMnO4KMnO4 = biloks K + biloks Mn + 4biloks O0 = 1 + Mn + 4 x -20 = 1 + Mn – 8Mn = +7E. K2MnO4K2MnO4 = 2biloks K + biloks Mn + 4biloks O0 = 2 x 1 + Mn + 4 x -20 = 2 + Mn – 8Mn = +6Soal No. 6Pada reaksi redoksMnO2 + 4HCl → MnCl + 2H2O + 2Cl2Bilangan oksidasi Mn mengalami perubahan dari ….A. +4 menjadi +2B. +4 menjadi +1C. +2 menjadi +4D. +2 menjadi +1E. +2 menjadi +4Jawaban APembahasanSoal No. 7Nama dari senyawa SnO2 yang paling tepat adalah ….A. Seng IV oksidaB. Seng II oksidaC. Timah IV oksidaD. Timah II oksidaE. Timbal IV oksidaJawaban CPembahasanSn adalah timah dengan bilangan oksidasi +4 maka diberi nama Timah IV. Sedangkan O adalah oksigen maka diberi nama oksigen dengan akhiran -ida sehingga menajdi oksida. Jadi nama yang tepat untuk SnO2 adalah Timah IV No. 8Di antara senyawa berikut yang atom hidrogennya mempunyai bilangan oksidasi -1 adalah ….A. H2OB. FeOH3C. AlH3D. H2SE. MgOH2Jawaban CPembahasanA. H2OH2O = 2biloks H + biloks O0 = 2H + -20 = 2H – 2H = 2/2 = +1B. FeOH3FeOH3 = biloks Fe + 3biloks O + 3biloks H0 = 3 + 3 x -2 + 3H0 = 3 – 6 + 3HH = 3/3 = +1C. AlH3AlH3 = biloks Al + 3biloks H0 = 3 + 3H3H = -3H = -3/3 = -1D. H2SH2S = 2biloks H + biloks S0 = 2H – 2H = 2/2 = +1E. MgOH2MgOH2 = biloks Mg + 2bilok O + 2biloks H0 = 2 + 2 x -2 + 2H0 = 2 – 4 + 2H2H = 2H = 2/2 = +1Soal No. 9Rumus kimia dari besi III sulfat adalah ….A BiSO4B. Bi2SO43C. FeSO4D. Fe3SO42E. Fe2SO43Jawaban EPembahasanBesi III = Fe3+sulfat = SO42-Jadi, besi III sulfat adalah Fe2SO4 No. 10Dalam reaksiI2 + 6OH– → I– + IO3– + 3H2Obilangan oksidasi I berubah dari …A. 0 menjadi +5 dan -1B. 0 menjadi +4 dan -1C. 0 menjadi +3 dan -1D. +1 menjadi -5 dan -1E. -1 menjadi +5 dan +1Jawaban APembahasan Pages 1 2 3 4